Dia adalah malam yang berbinar disaat semua orang merasa kelam, Dia adalah peneduh disaat semua orang merasakan kepanasan diterik matahari. Penepis terbaik dari darah dan keringat yang aku cucurkan. Dialah Cinta, disaat seseorang merasakannya. Namun bagaimana disaat cintaku akan pergi. Sepertinya aku melihat malam ini kembali kelam Terik ini bagaikan neraka Keringat dan darahku mengucur dengan derasnya terasa mengeser urat-urat nadiku Segala usaha telah berakhir dan hari-hari adalah kerinduan Kuingin kau mambaca kerinduan ku Disaat wajahku menunjukan senyum yang hadir dalam kesedihanku R.A 28/10/2010 A.M 10:46
Blog ini berisi tentang pandangan tentang cinta, baik tersebut cerita cinta, pendapat tentang cinta, atau semua hal yang berkenaan tentang cinta